Lembaga AIK Tegaskan Komitmen Pembinaan Ideologis dalam DAD Ke-XLV IMM UNAMIN

Lembaga Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Universitas Muhammadiyah Sorong menegaskan komitmennya dalam penguatan pembinaan ideologis mahasiswa melalui pelaksanaan Darul Arqam Dasar (DAD) Ke-XLV yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Pimpinan Komisariat se-Universitas Muhammadiyah Sorong pada tanggal 26–29 September 2025 di Gedung Rusunawa UNAMIN. Kegiatan yang mengusung tema “Membentuk kader yang militan dan loyal terhadap ikatan demi terwujudnya IMM berkemajuan” ini merupakan bagian dari proses kaderisasi formal IMM yang bertujuan membentuk karakter kader yang religius, intelektual, dan humanis. Selama empat hari, peserta mengikuti pembinaan intensif yang mencakup penguatan nilai-nilai Al-Islam, ideologi Muhammadiyah, ke-IMM-an, kepemimpinan, serta peran strategis mahasiswa dalam menjawab tantangan zaman.

Sebagai lembaga yang memiliki mandat pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di lingkungan kampus, AIK memandang Darul Arqam Dasar sebagai instrumen strategis dalam menanamkan fondasi ideologis dan komitmen gerakan kepada mahasiswa. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang transfer pengetahuan, tetapi juga proses internalisasi nilai yang menekankan integritas, tanggung jawab, serta kesadaran kolektif dalam berorganisasi. Kehadiran kurang lebih 50 peserta menunjukkan antusiasme mahasiswa untuk berproses dalam ruang kaderisasi. Hal ini menjadi indikator positif bahwa semangat ber-IMM di Universitas Muhammadiyah Sorong terus tumbuh dan berkembang secara konstruktif.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor II Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Dr. H. Kamaluddin, S.S., M.M., menegaskan bahwa Darul Arqom Dasar bukan sekadar agenda formal organisasi, melainkan proses pembentukan jati diri mahasiswa Muhammadiyah. Militansi, menurut beliau, harus dimaknai sebagai keteguhan dalam prinsip, konsistensi dalam perjuangan, serta kesungguhan dalam mengamalkan nilai-nilai Islam berkemajuan. Loyalitas terhadap ikatan pun dipahami sebagai komitmen ideologis yang diwujudkan melalui integritas moral, prestasi akademik, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut disampaikan bahwa di tengah tantangan globalisasi dan disrupsi teknologi, kader IMM dituntut untuk tampil sebagai pribadi yang kokoh dalam akidah, luas dalam wawasan, serta peka terhadap persoalan sosial. Universitas Muhammadiyah Sorong sebagai bagian dari amal usaha Muhammadiyah memiliki tanggung jawab besar dalam melahirkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter dan berlandaskan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Melalui DAD Ke-XLV ini, Lembaga AIK berharap lahir kader-kader yang tidak berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi mampu mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan IMM dalam kehidupan akademik, organisasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara AIK dan IMM dalam menjaga kesinambungan kaderisasi demi terwujudnya IMM yang berkemajuan serta berkontribusi nyata bagi umat dan bangsa.

Billahi fii sabilil haq, fastabiqul khairat.