Perkuat Kedekatan dengan Al-Qur’an, Mahasiswa UNAMIN Ikuti Kegiatan Tahsin dan Tadabur Surah Al-‘Alaq

SORONG — Lembaga Pengembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPAIK) Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) kembali melaksanakan kegiatan Tahsin Al-Qur’an bagi mahasiswa pada Jumat, 23 Oktober 2026, bertempat di Masjid Darul Ulum UNAMIN. Kegiatan rutin ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya Qur’ani di lingkungan kampus sekaligus meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Tahiyatul Masjid dan salat Duha, kemudian dilanjutkan dengan pembinaan yang dipandu langsung oleh Ketua LPAIK UNAMIN Sorong, Assoc. Prof. Dr. Arie Anang Setyo, M.Pd. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan interaktif, dengan mahasiswa mengikuti setiap tahapan pembelajaran secara bersama-sama.

Pada sesi berikutnya, peserta membaca Surah Al-‘Alaq dengan bimbingan pendamping Tahsin. Seluruh mahasiswa mengikuti bacaan secara bersama-sama untuk melatih ketepatan pelafalan, kelancaran, dan kesesuaian bacaan dengan kaidah membaca Al-Qur’an. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan tadabur untuk memahami pesan dan nilai-nilai yang terkandung dalam surah tersebut.

Surah Al-‘Alaq, khususnya ayat 1–5, memberikan pesan penting tentang perintah membaca, keutamaan ilmu pengetahuan, dan kesadaran bahwa Allah Swt. merupakan sumber segala pengetahuan. Pesan ini sangat relevan bagi mahasiswa sebagai insan akademik yang dituntut untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, dan menggunakan ilmu untuk kemaslahatan masyarakat.

Pemahaman tersebut merujuk pada Al-Qur’an dan Terjemahannya Edisi Penyempurnaan 2019 serta tafsir yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam penjelasan tafsirnya, perintah membaca tidak hanya berkaitan dengan mempelajari ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi juga mendorong manusia untuk mempelajari dan meneliti tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta.

Untuk memperkuat keterampilan membaca, kegiatan Tahsin dilanjutkan dengan praktik membaca secara individual. Setiap mahasiswa mendapat kesempatan membaca satu ayat, diawali dengan taawuz dan basmalah. Sementara itu, peserta lainnya diminta menyimak dengan saksama serta memberikan masukan terhadap bacaan yang perlu diperbaiki. Pola pembelajaran ini mendorong mahasiswa untuk saling belajar, menghargai proses perbaikan, dan membangun keberanian dalam membaca Al-Qur’an.

Melalui kegiatan ini, LPAIK UNAMIN berharap mahasiswa tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan lebih baik dan benar, tetapi juga memahami kandungannya serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan akademik, sosial, dan spiritual.

Kegiatan Tahsin mahasiswa yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat diharapkan menjadi sarana pembinaan karakter Islami dan penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Sorong.

LPAIK UNAMIN — Membaca dengan benar, memahami dengan mendalam, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.